fbpx

Tutorial Membuat Landing Page di WordPress

Landing page merupakan halaman web yang didesain khusus untuk menarik perhatian pengunjung dan detail mereka, seperti alamat email, melalui sebuah formulir. Landing page didesain untuk menargetkan audiens spesifik, tergantung pada produk yang Anda pasarkan.

Landing page bisa juga berupa halaman yang digunakan untuk mengarahkan traffic ke website utama. Anda bisa punya sebanyak mungkin landing page yang Anda mau. Bahkan semakin banyak landing page yang Anda punya, semakin banyak leads yang akan Anda peroleh.

Misalnya, bila Anda memasarkan produk baru melalui kampanye email, Anda bisa mengarahkan traffic dari kampanye email ke landing page sebuah produk. Hal yang sama berlaku pada promosi apa saja yang Anda lakukan melalui email atau sarana lain. Kuncinya adalah menciptakan landing page unik untuk tiap kampanye yang diluncurkan.

Photo credit: Google

Dasar-dasar landing page

Photo credit: Google

Tidak ada aturan tertulis tentang seperti apa seharusnya tampilan landing page. Tapi berikut ini aspek kunci yang perlu diperhatikan ketika mendesain landing page:

  • Spesifik. Ketika mendesain landing page, coba spesifik tentang apa yang Anda tawarkan. Misalnya bila Anda menawarkan info gratis ketika pengguna sign up di landing page. Bagaimana anda akan mendapat keuntungan?
  • Manfaat. Istilah marketing terbaik bisa menarik perhatian pengunjung. Tapi bila Anda tidak dengan jelas menginformasikan bagaimana mereka bisa memberi keuntungan, konversinya bisa tipis. Landing page yang bagus harus jelas tentang bagaimana pengguna akan mendapat keuntungan dari penawaran Anda.
  • Urgensi. Kata-kata pada landing page harus menciptakan kesan urgensi. Jelaskan kenapa pengunjung harus mengambil penawaran saat ini juga.
  • Konversi. Setelah Anda menarik perhatian pengunjung dan berhasil meyakinkan mereka tentang penawaran Anda, bagaimana mereka mendapatkannya? Landing page Anda harus membuat konversi lead sesimpel mungkin.

WordPress punya banyak cara untuk membangun landing page menarik.

Menciptakan landing page dengan sebuah tema

Photo credit: Google

Pada contoh ini, kita menggunakan Zerif Lite by ThemeIsle, yang bisa Anda dapat dari website mereka atau dari dashboard WordPress Anda. Cukup instal dan aktifkan tema untuk memulainya.

Kebanyakan tema halaman WordPress menggunakan satu halaman template untuk mempermudah. Untuk menggunakan sebuah template masuk ke Pages > Add New, beri nama untuk halaman dan pilih template halaman dari bagian page attributes pada sidebar. Di Zerif, ini adalah template Frontpage. Lalu terbitkan halaman Anda.

Photo credit: Google

Setelah halaman ini terbit Anda perlu mengaturnya sebagai front page agar muncul ketika pengunjung datang dari URL Anda. Masuk ke setting > reading dan pilih halaman yang baru Anda ciptakan di bawah tampilan front page > static page. Lalu simpan perubahan.

Photo credit: Google

Sekarang Anda bisa mulai menyesuaikan isi landing page. Zerif Lite menggunakan pilihan tema di Customizer di bawah pilihan “Frontpage Section” yang bisa diakses melalui Appearance > Customize. Anda bisa juga klik ikon pensil biru untuk mengedit cepat beberapa konten halaman. Ketika Anda selesai simpan dan landing page siap digunakan.

Tidak semua landing page akan menggunakan WordPress customizer untuk pilihan halaman depan. Beberapa tema menggunakan jenis postingan custom yang akan muncul di dashboard WordPress (biasanya dekat postingan, media, atau halaman), beberapa menyertakan elemen drag and drop hanya untuk template home dan lainnya menyertakan page builder.

Menciptakan landing page dengan plugin WordPress

Photo credit: Google

Tema memang bagus, tapi salah satu cara paling mudah untuk membangun landing page di WordPress adalah dengan menggunakan plugin. Ada banyak plugin landing page yang gratis maupun yang premium. Semuanya punya kerja yang kurang lebih sama, dan biasanya mereka menawarkan koleksi template landing page untuk tujuan berbeda.

Setelah menginstal dan mengaktifkan, Anda bisa atur halaman menggunakan halaman pengaturan plugin. Beberapa plugin menggunakan ekstensi pihak ketiga dimana Anda bisa tambahkan penyesuaian dan fungsi ke landing page menggunakan filter atau lainnya. Ada beberapa plugin landing page WordPress yang terkenal:

  • Thrive Landing Pages
  • WordPress Landing Pages
  • Parallax Gravity Landing Pages
  • Optimize Press

Beberapa rekomendasi page building plugin:

  • WP Bakery Page Builder
  • Beaver Builder
  • Elementor

Membuat landing page dengan plugin

Untuk menggunakan plugin page builder Anda pertama perlu menginstal dan mengaktifkan tema yang tepat. Anda tidak akan mengalami kesulitan pada kebanyakan tema, tapi selalu lebih baik bila Anda bisa temukan tema yang secara spesifik diciptakan atau diuji untuk bekerja dengan plugin yang Anda pilih.

Di contoh ini, kita menggunakan WP Bakery Page Builder dengan Total theme.

Setelah plugin page builder aktif, masuk ke Pages > Add New untuk memulainya.

Photo credit: Google

Ada pilihan untuk template landing page. Ketika membuat landing page, template ini akan mengubah bagian header dan footer. Pastikan Anda menyimpan halaman bila Anda ingin memilih sebuah template.

Bila halaman sudah siap, waktunya untuk mulai membangun landing page. Bila menggunakan Visual Composer Anda punya pilihan untuk menggunakan backend editor atau live fronted editor.

Tema Total sepenuhnya mendukung fronted editor dan kami anjurkan menggunakannya karena Anda bisa melihat tiap elemen yang sedang Anda buat. Hanya saja pastikan mengupdate atau menerbitkan halaman setelah Anda selesai mengedit.

Selanjutnya, Anda perlu mengatur halaman depan ke halaman yang baru Anda ciptakan. Masuk ke setting > reading > front page display > static page dan pilih homepage baru.

Mengimpor template yang readymade

Photo credit: Google

Bila Anda menggunakan Total WordPress theme, ada pilihan untuk mengimpor landing page pre-made. Total menyertakan banyak import di Theme Panel > Demo importer.

Klik untuk mulai mengimpor. Total akan meminta Anda menginstal dan mengaktifkan plugin yang dibutuhkan untuk demo spesifik yang Anda ingin impor.

Dari sana Anda punya pilihan untuk mengimpor konten XML, gambar, pengaturan tema, widget, dan bahkan slider. Setelah impor selesai Anda bisa edit dan sesuaikan halaman sesuai keinginan.

Untuk membuat perubahan, masuk ke halaman yang Anda ingin edit, klik pilihan “Edit with Page Builder”. Ini akan membuka editor front-end. Cukup klik untuk mengedit, lalu klik tombol update di atas layar untuk menyimpan perubahan.

Tool online untuk landing page

Photo credit: Google

Seperti halnya plugin, ada banyak tool online untuk menciptakan landing page. Anda bisa memilih dan menggunakan komponen interface untuk menyiapkan landing page dengan cepat. Tapi ada batasan dan beberapa tidak fleksibel.

Satu pemikiran pada “Tutorial Membuat Landing Page di WordPress”

Tinggalkan komentar